Gejala dehidrasi diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Rasa haus
2. Berat badan turun
3. Kulit, bibir dan lidah kering
4. Mata dan ubun - ubun cekung
5. Pembentukan urine berkurang
6. Gelisah
7. Kadang - kadang disertai kejang yang akhirnya timbul gejala asidosis dan renjatan dengan nadi dan jantung yang berdenyut cepat dan lemah, tekanan darah menurun, kesadaran menurun dan pernafasan Kussmaul.
Untuk mengatasi keadaan ini perlu dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis. Diantaranya adalah dilakukan pemeriksaan CO2 combining power, pH kadar Hemoglobin dan hematokrit. Konsentrasi protein dalam plasma, kadar natrium, kalium, klorida dan ureum dalam darah serta golongan darah.
Jumat, 12 Desember 2014
GEJALA DEHIDRASI
DEHIDRASI
Keadaan ini terjadi bila cairan yang dikeluarkan dari tubuh melebihi cairan yang masuk.
Normal cairan ke luar dari tubuh melalui :
a. Ginjal sebagai urine
b. Kulit sebagai keringat dan uap
c. Paru - paru sebagai uap
d. Usus sebagai tinja
Cairan yang ke luar biasanya disertai dengan elektrolit.
Pembagian dehidrasi berdasarkan tonisitas darah :
1. Dehidrasi isotonik : tidak ada perubahan konsentrasi elektrolit darah.
2. Dehidrasi hipotonik : konsentrasi elektrolit darah turun.
3. Dehidrasi Hipertonik : konsentrasi elektrolit darah naik, biasanya disertai rasa haus dan gejala neurologis.
Karena tonisitas darah terutama ditentukan oleh kadar natrium di dalam plasma, maka biasanya penentuan jenis dehidrasi tersebut dilakukan berdasarkan kadar natrium tersebut, yaitu :
1. Dehidrasi isotonik, bila kadar natrium dalam plasma 130 - 150 mEq/1 dan dapat disebut juga sebagai dehidrasi isonatremia.
2. Dehidrasi hipotonik, bila kadar natrium dalam plasma kurang dari 130 mEq/1 dan dapat disebut dehidrasi hiponatremia.
3. Dehidrasi hipertonik, bila kadar natrium dalam plasma lebih dari 130 - 150 mEq/1 dan dapat disebut juga sebagai dehidrasi hipernatremia.
Dehidrasi juga dapat dibagi berdasarkan derajatnya, yaitu :
1. Dehidrasi ringan bila kehilangan cairan mencapai 5% berat badan.
2. Dehidrasi sedang bila kehilangan cairan diantara 5% - 10% berat badan.
3. Dehidrasi berat bila kehilangan cairan lebih dari 10% berat badan.
Anak besar dan orang dewasa, bila kehilangan cairan lebih dari 5% berat badannya sudah dianggap menderita dehidrasi berat.
Untuk mempertahankan volume plasma, tubuh akan menggunakan cairan interstisial dan intra sel, sehingga terjadi dehidrasi intrasel. Oleh karena itu dehidrasi baru dianggap lengkap, bila baik cairan ekstrasel, maupun cairan intrasel dan interstisial sudah kembali normal. Dehidrasi pada anak dapat disebabkan masukan cairan yang kurang atau karena terlampau banyak cairan yang hilang.
Kehilangan cairan yang berlebihan dapat terjadi melalui :
1. Kulit, misalnya banyak berkeringat pada udara panas, demam, luka bakar dan sebagainya.
2. Traktus digestivus, misalnya melalui muntah - muntah, diare, fistel dan lain - lain.
3. Traktus urinarius, misalnya diabetes insipidus, diabetes melitus.
4. Paru - paru, misalnya hiperventilasi.
5. Pembuluh darah, misalnya perdarahan.
Senin, 08 Desember 2014
DIABETES INSIPIDUS
Diabetes insipidus ialah keadaan klinis dengan gejala poliuria yang tak dapat dikendalikan dan disertai polidipsia.
Penyebab
1. Kelainan organis.
Dalam hal ini didapatkan kerusakan di daerah hipofisis posterior atau hipotalamus. Kerusakan ini terjadi sebagai akibat dari operasi ( hanya sementara ), trauma kapitis, penyakit infeksi ( meningitis, ensefalitis, tuberqulosis, lues, dll ), tumor atau kista di daerah kiasma optika, infundibulum, ventrikel III atau korpus pinealis, xantomatosis ( Hand-Schuller-Christian ), leukimia, Hodgkin, pelagra, sindrom Laurence-Moon_Riedel dll. Pengobatan dengan pitresin akan berhasil pada golongan ini.
2. Kelainan ginjal ( diabetes insipidus nefrogenik ).
Kelainan terletak pada ginjal, yaitu pada tubulus yang peka terhadap hormon antidiuretik ( ADH ). Faktor keturunan, yaitu gen sex - linked dominant merupakan penyebab. Sering disertai retardasi mental. Pengobatan dengan pitresin tidak akan berhasil.
3. Idiopatik.
Dalam hal ini tidak ditemukan kelainan walaupun gejala ada dan pengobatan dengan pitresin memperlihatkan perbaikan klinis. Mungkin pada kelainan ini terdapat faktor keturunan.
Gejala sering mulai pada masa bayi, tetapi tidak hilang selama hidup, tanpa mengganggu kesehatan dan mempengaruhi umur penderita.
Patogenesis
Vasopresin atau ADH ialah hormon yang diperlukan untuk reabsobsi air di ginjal. Hormon ini di bentuk di dalam sel di nuklei supra optika di dalam hipotalamus, kemudian hormon diangkut melewati urat saraf dan terkumpul didalam neurohipofisis. Melalui pembuluh darah halus hormon ini dapat memasuki peredaran darah dan mencapai ginjal. Produksi vasopresin diatur oleh osmoreseptor yang terletak dihipotalamus anterior. Meningkatkan tekanan osmotik di dalam plasma menyebabkan osmoreseptor terangsang dan osmoreseptor merangsang pula nukleus di dalam hipotalamus. Ginjal menyaring 70 - 100 liter cairan di dalam 24 jam dan dari jumlah ini 85% direabsorbsi di tubulus bagian proksimal tanpa pertolongan ADH. Sisanya di reabsorbsi di tubulus bagian distal di bawah pengaruh ADH. Vasopresin rupanya memperbesar permeabilitas jaringan terhadap air.
Gejala klinis
Gejala yang sangat menonjol ialah poliuria dan polifipsia. Poliuria ialah primer dan untuk mengimbanginya penderita akan minum banyak ( polidipsia ). Pada anak, diuresis biasanya di antara 5 - 10 liter dengan berat jenis urine di bawah 1.005. Pada bayi kecil yang diberikan minum seperti biasa akan.tampak kegelisahan yang terus - menerus dan kemudian timbul dehidrasi, panas tinggi dan kadang renjatan. Untuk menghindrkan ini harus diberikan cairan dalam jumlah besar, sebaiknya air biasa. Gejala lain ialah lekas marah, sangat letih dan keadaan gizi kurang. Enuresis bisa merupakan gejala dini penyakit ini. Kulit biasanya kering, karena tidak berkeringat. Sering terdapat anoreksia. Kadang - kadang terdapat gejala tambahan seperti obesitas atau kaheksi, gangguan pertumbuhan, pubertas prekoks, gangguan emosionil dan sebagainya, tetapi ini bergantung pada letak lesi di otak.
pengobatan
1. Obat satu - satunya ialah pitresin
a. Pitresin tanat dalam minyak yang diberikan secara intramuskular.
b. Intranasal dengan bubuk atau tetesan atau spray pitresin. Pada anak cara ini kurang baik.
Dosis pitresin berlebihan dapat mengakibatkan keracunan air, pada operasi intrakranial. Dosis pitresin harus dikurangi atau dihentikan karena bahaya retensi air yang bisa mengakibatkan edema otak.
2. Masukkan air harus di jamin untuk mencegah terjadinya dehidrasi terutama pada penderita dengan diabetes insipidus yang resisten terhadap pitresin, perlu diberikan banyak air dan sering.
3. Obat lain yang sedang diteliti ialah beberapa diretika golongan tiazid yang dapat mengurangi poliura. Mekanismenya masih belum jelas. Akibat sampingnya banyak
Minggu, 07 Desember 2014
Diabetes Melitus Juvenilis
Diabetes melitus adalah penyakit metabolik yang menyebabkan gangguan pada metabolisme karbohidrat, lemak dan protein sebagai akibat kekurangan insulin yang efektif.
Diabetes melitus juvenilis ialah diabetes melitus yang bermanifestasi sebelum umur 15 tahun, oleh karena itu ada yang lebih senang memakai istilah Juvenile onset Diabetes.
Angka kejadian
Diabetes melitus juvenilis masih jarang ditemukan diantara penduduk pribumi Indonesia. Di Amerika Serikat ditemukan lebih kurang 5% diantara semua penderita Diabetes melitus ( diperkirakan lebih kurang 3 juta penderita ) di bawah 15 tahun.
Penyebab
Diabetes melitus juvenilis merupakan suatu penyakit keturunan yang diturunkan secara resesif. Kadang - kadang gejala yang mirip diabetes melitus juga ditemukan pada :
a. Growth hormon yang berlebihan
b. Sindrom Cushing
c. Hipertiroidi
d. Feokromositoma
e. Pengobatan kortikosteroid
f. Makanan gula yang berlebihan
g. Kadang - kadang pada penyakit fibrosis kistik dari pankreas
Patogenesis
Sebagai akibat kekurangan insulin atau kurang efektifnya insulin, sehingga terjadi :
a. Gangguan penyerapan glukosa melalui dinding sel dan jaringan serta gangguan pemakaian glukosa di dalam sel
b. Gangguan pembentukan glikogen dalam hati dan otot - otot
c. Meningkatkan glikogenolisis, karena gangguan ini terjadi hiperglikemia dan bila ambang ginjal dilampaui timbulah glikosuria. Ini akan menyebabkan bertambahnya diuresis ( poliuria ). Kehilangan cairan menimbulkan hemokonsentrasi dan dehidrasi. Penghancuran jaringan menyebabkan kehilangan keseimbangan elektrolit. Protein dan lemak akan dioksidasi sangat cepat dan banyak. Pemecahan lemak akan menghasilkan banyak keton sehingga akan timbul ketonuria dan asifosis. Timbulnya asidosis juga disebabkan oleh dehidrasi dan gangguan faal ginjal. Akhirnya akan terjadi koma diabetikum yang bisa menyebabkan kematian.
Di dalam pankreas secara histologis ditemukan kerusakan pulau - pulau Langerhans, yang biasanya mencapai lebih dari 90%. Arteriosklerosis dan kelainan degeneratif lainnya akan timbul setelah jangka waktu yang panjang, yaitu sesudah menderita penyakit lebih kurang 15 tahun.
Pembagian ( klasifikasi ) diabetes melitus ( American Diabetes Association ).
1. Diabetes melitus nyata :
Gejala diabetes melitus jelas
2. Diabetes melitus kimiawi atau laten :
Tidak ada gejala diabetes melitus, kadar gula darah tampak normal, tetapi pasca prandial tampak kenaikan GTT ( Glucosa Tolerance Test ) seperti pada diabetes.
3. Tersangka diabetes melitus :
Terdapat intolerans terhadap karbohidrat pada keadaan tertentu seperti trauma, infeksi, pemakaian obat - obatan ( kortikosteroid ), stres dan sebagainya. Pada keadaan ini perlu dipikirkan kemungkinan diabetes melitus terutama bila didalam keluarga ada penderita diabetes melitus.
4. Prediabetes :
Istilah ini digunakan untuk masa sebelum timbulnya diabetes melitus yang nyata.
Gejala klinis diabetes melitus nyata
Gejala pada anak hampir sama seperti pada orang dewasa. Perbedaannya ialah bahwa permulaan lebih cepat dan pada umumnya anak kurus. Biasanya keluhan utama ialah anak bertambah kurus atau tidak bertsmbah gemuk, sedang makan banyak, selalu haus dan banyak kencing. Pada anak yang tadinya tidak ngompol, tiba - tiba mengompol lagi. Kulit teraba agak kering, sering gatal ( pruritus ) dan kadang - kadang ada hipertrikosis. Sering terdapat infeksi kulit.
Kalau keadaan menjadi lebih berat, anak bisa jatuh dalam keadaan koma ( koma diabetikum ) dengan gejala berupa kesadaran menurun, kulit kering, pipi kemerahan, bibir merah, nafas berbau aseton, pernafasan cepat, mual dan muntah, nyeri perut dan kadang - kadang nyeri seluruh badan, Hiperpnea bisa menjadi pernafan kussmaul, nadi cepat dan lemah, mata cekung, suhu dan tekanan darah rendah.
Pemeriksaan laboratorium
1. Glikosuria :
Diketahui dari uji reduksi yang dilakukan dengan bermacam - macam reagensia seperti Benedict, clinitest dsb.
2. Hiperglikemia :
a. Pemeriksaan kadar gula darah puasa dan pascaprandial. Normal puasa ( Folin_W ) : 70 - 100mg%
b. GTT
3. Ketonuria
4. Kolesterol dapat meningkat
5. Gangguan keseimbangan elektrolit, paCO2 menurun, pH merendah.
Komplikasi
Infeksi sekunder, gangren ( jarang ), gangguan pertumbuhan dan pubertas, katarak, arteriosklerosis ( sesudah 10 - 15 tahun ), hepatomegali.
Prognosis
Sebelum insulin ditemukan penderita diabetes melitus meninggal setelah 2 tahun, tetapi dengan pengobatan insulin kehidupan diperpanjang, walaupun komplikasi akan timbul sesudah 10 - 20 tahun.
Pengobatan
Tujuan pengobatan ialah mengembalikan penderita kepada kesehatan dan pertumbuhan yang mendekati normal. Hal yang penting ialah pertumbuhan dan perkembangannya dengan memperhatikan kekuatan jasmani yang sebaiknya. Tidak boleh banyak berbeda dengan orang normal.
1. Diet :
Makanan harus adekuat untuk pertumbuhan dan aktifitas normal dan cukup mengenyangkan. Sebaiknya makanan tidak banyak berbeda dengan makanan orang normal dan disesuaikan dengan makanan keluarga. Walaupun sekarang banyak penganut diet bebas. Diet bebas bahwa boleh makan sesukanya pada waktu makan, tetapi tidak boleh berlebihan dan harus menjauhkan diri dari makanan yang manis ( gula - gula dll ) dan makanan yang mengandung karbohidrat.
Prinsip diet ini adalah :
a. Kalori cukup untuk pertumbuhan dan aktifitas
b. Protein tidak kurang dari 2 - 3 gram/kgbb/hari
c. 40 - 50 % dari pada kalori terdiri dari karbohidrat
d. Cukup vitamin dan mineral
e. Seluruh keluarga sedapat - dapatnya ikut dalam diet ini
2. Pengobatan insulin
Sampai sekarang penderita diabetes melitus juvenilis tidak dapat diobati tanpa insulin. Pengobatan oral dengan sulfonureas atau biguanides tidak memuaskan, lagi pula banyak menyebabkan gejala sampingan. Dengan pemberian insulin kita berusaha mencapai kadar gula yang normal atau hampir normal tanpa menyebabkan timbulnya serangan hipoglikemia dan tanpa terlalu membatasi makanan. Glikosuria ringan dalam hal ini boleh diabaikan. Terdapat macam - macam insulin tetapi yang terpenting ialah insulin regular ( R1 ), NPH ( isofan ), lente dan PZI ( tabel I ).
Cara pemberian insulin adalah dimulai dengan insulin regular dalam dosis kecil, misalnya 4 unit, tiga kali sehari sebelum makan. Berangsur - angsur dinaikkan sampai dosis tepat yang dapat diketahui dari pemeriksaan urin dan gula darah.
3. Pediatri sosial.
Orang tua penderita harus dibimbing mengenai penyakit, diet dan pengobatan, misalnya cara menyuntik insulin. Penderita sedapat - dapatnya dalam masyarakat secara normal.
AKUPUNGTUR
Akupungtur merupakan salah satu cabang pengobatan tradisional Tiongkok. Pengetahuan ini mulai dikembangkan dan dikerjakan disana sejak jaman Neolitik ( kira - kira 400 tahun yang lalu ). Sekitar abad VI akupungtur berkembang dan dikenal sampai di Korea, Jepang, Vietnam.Selanjutnya pengetahuan ini dikenal oleh negeri barat pada abad XVIII.
Soulis de Morant merupakan orang yang pertama kali melaporkan tentang akupungtur dalam tahun 1928, kemudian para dokter di Eropa mulai tertarik akan hal ini. Pada waktu ini banyak dokter di Eropa yang mengerjakan akupungtur bersama - sama dengan cara pengobatan kedokteran moderen.
Akupungtur ( akus = jarum, pungtur = tusuk ) merupakan terapi biologis dengan cara menusuk pada beberapa tempat pada kulit ( titik akupungtur ) dengan jarum tertentu. Kadang - kadang ditambah dengan kauterisasi dengan moxa wool yang dibakar ( moxa wool terbuat dari daun Artemisia vulgaris yang sudah dikeringkan dan dihaluskan ). Sesudah jarum ditusukkan sedalam beberapa mililiter, dengan cara tertentu dilakukan manipulasi. Tujuan pengobatan ialah untuk menghilangkan penyebab gangguan dan memulihkan kembali keseimbangan Yang dan yin yang terganggu.
Dalam ilmu ikupungtur, kehidupan dan kesehatan dilihat sebagai hasil dari 2 tenaga Yang dan Yin yang terus - menerus saling mempengaruhi secara timbal balik dan berada dalam keseimbangan. Kesehatan akan terganggu bila terjadi sesuatu hal yang mengakibatkan keseimbangan itu terganggu.
Dengan anamnesis dan pemeriksaan secara inspeksi dan palpasi, dilakukan penilaian akan perubahan keseimbangan Yin dan Yang dalam tubuh penderita, dalam organ yang terganggu dan penyebab terjadinya gangguan keseimbangan tersebut.
Teori meridian ialah teori yang mengemukakan bahwa pada permukaan tubuh terdapat sebuah sistim saluran yang membujur dan melintang, membentuk jala yang rapat, kompleks tapi teratur, yang mengadakan hubungan antara permukaan tubuh dengan organ dalam, antara organ dengan organ, antara jaringan penunjang dengan jaringan lainnya, antara tubuh bagian atas dengan tubuh bagian bawah sehingga membentuk suatu kesatuan yang erat. Oleh karena itu rangsangan pada titik tertentu dalam sistim meridian dapat mempengaruhi keadaan dalam organ dan keadaan tubuh secara keseluruhan.
Dengan teknik penusukan yang sempurna, seorang ahli akupungtur memberikan rangsangan - rangsangan terhadap sisitim neurovegetatif, sistim endokrin dan sistim kardiovaskuler. Setiap penyakit yang timbul berdasarkan gangguan keseimbangan biologis - fungsionil sistim - sistim tersebut dapat disembuhkan, bila keseimbangannya dipulihkan kembali.
Kellner di Wina telah menemukan titik - titik akupungtur yang mempunyai struktur jaringan istimewa yang berlainan dengan bagian kulit yang tidak mempunyai titik akupungtur. Sesuai dengan fakta ini, dalam praktek dapat dibuktikan bahwa bila tusukan jarum tidak tepat pada titik akupungtur, maka pengobatan dengan cara ini tidak akan memberikan hasil yang memuaskan.
Akupungtur selain digunakan untuk pengobatan secara kasual, juga digunakan untuk terapi simptomatis. Untuk pengobatan simptomatis digunakan titik akupungtur setempat, yaitu yang berada ditempat penyakit, terutama di daerah yang terasa sakit.
Penyakit - penyakit pada anak yang telah dicoba diobati dengan cara akupungtur ialah asma bronkiale, pasca - poliomielitis, enuresis. Dari kepustakaan diperoleh keterangan bahwa akupungtur dapat juga digunakan untuk mengobati anak yang menderita gastroenteritis akut, anoreksia, tetanus neonatorum, tonsilitis akut dan kronis.
Jumat, 28 November 2014
Contoh keadaan anak cacat
Berikut adalah beberapa contoh keadaan anak cacat :
a. Buta atau tuna netra
Di Indonesia diperkirakan ada satu juta orang yang buta. Penyebab kebutaan di Indonesia terutama ialah defisiensi vitamin A dan infeksi ( termasuk trakoma ). Penelitian di Amerika Serikat ( 1950 ) mengenai sebab kebutaan pada anak, menunjukkan bahwa untuk anak prasekolah penyebabnya adalah sebagai berikut : pengaruh pranatal ( 37,5% ), penyakit infeksi ( 4,1% ), fibroplasia retrolental ( 46,6% ), cedera mekanis ( 2,8% ), tumor ( 2,7% ), dan lain - lain serta tidak diketahui penyebabnya ( 6,3% ). Kebutaan pada golongan usia anak sekolah ( penelitian tahun 1954 - 1955 ) menunjukkan penyebabnya ialah pengaruh pranatal ( 56,3% ), penyakit infeksi ( 7,5% ), fibroplasia retrolental ( 19,1% ), cedera mekanis ( 5,0% ), tumor ( 5,0% ), penyakit umum ( 0,5% ) dan lain - lain serta tidak diketahui penyebabnya ( 6,6% ). Dengan demikian tampak nyata bedanya masalah di Indonesia dan di negara maju.
Usaha pencegahan dan pemberatasan kebutaan di Indonesia harus dititik - beratkan pada penerangan dan pendidikan gizi, usaha perlindungan khusus terhadap defisiensi vitamin A ( telah diusahakan misalnya dengan pemberian red palm oil dan kapsul vitamin A dosis tinggi ) serta pemberantasan penyakit trakoma. Pencarian kasus, diagnosis dini dan pengobatan yang tepat terhadap penderita defisiensi vitamin A, dapat mencegah kebutaan. Masalah lain ialah rehabilitasi pada kebutaan yang disebabkan kerusakan kornea, yang dapat dilaksanakan dengan transplantasi kornea. Kesulitan yang terutama masih dihadapi ialah mendapatkan donor. Untuk menanggulangi hal itu di Jakarta telah ada Bank Mata dan Perkumpulan Penyantun Mata Tuna Netra. Rehabilitasi lainnya berupa pendidikan dan latihan ketrampilan yang dilakukan di sekolah khusus serta workshop.
b. Demam reumatik dan penyakit jantung reumatik
Prevalensi penyakit demam reumatik dan penyakit jantung reumatik akan meningkat dengan berkurangnya penyakit infeksi akut lainnya di negeri sedang berkembang.
Meskipun mekanisme penyakit ini belum begitu jelas, hubungan infeksi Streptococcus hemolyticus grup A di saluran nafas bagian atas dengan penyakit ini telah dapat ditetapkan. Penyakit demam reumatik ini dapat berulang dan menurut Hansen kira - kira 67% serangan ulangan terjadi dalam 3 tahun dan 80% terjadi dalam 5 tahun. Setiap serangan ulangan akan menambah kemungkinan terjadinya gangguan jantung. Deman reumatik jarang terjadi pada usia di bawah 5 tahun dan lebih sering ditemukan pada golongan usia sekolah dan dewasa muda. Serangan pertama biasanya terjadi pada masa anak yang berakibat penyakit jantung reumatik dengan gejala sisa yang ditemukan baik pada masa anak maupun dewasa. Tampaknya tidak ada perbedaan prevalensi menurut jenis kelamin, kecuali Korea yang lebih banyak ditemukan pada wanita. Penyakit ini lebih banyak ditemukan di daerah dengan iklim dingin dan basah serta dapat di golongkan dengan penyakit sosial, karena terutama mengenai masyarakat dengan kondisi sosio-ekonomi kurang baik, misalnya perumahan buruk, lembab, penghuni padat, kekurangan gizi dan sebagainya. Prevalensi lebih tinggi pada keluarga tertentu. Meskipun faktor keturunan belum dapat dipastikan secara pasti, ada pula yang menganggap faktor keturunan resesif memegang peranan.
c. Epilepsi
Menurut definisi The American Public Health Association, epilepsi termasuk dalam kategori cacat. Epilepsi merupakan masalah bukan saja di Indonesia, melainkan juga di dunia international.
Menurut Lennox ( 1960 ), penderita epilepsi berjumlah 0,5% dari penduduk dunia, akan tetapi hanya 3% diantaranya yang mendapat pengobatan yang cukup.
Epilepsi sering lolos dari diagnosis. Di Bagian Neurologi RSCM ( 1955- 1958 ) tercatat 2,2% dari pengunjung didiagnosis epilepsi, sedangkan dalam tahun ( 1958-1961 ) tercatat 5,4%. Kalau diperhatikan ternyata bukan karena ada wabah atau peningkatan prevalensi yang sebenarnya, tetapi karena dalam tahun ( 1958-1961 ) tersebut perhatian terhadap epilepsi lebih besar dan diagnosis dilakukan lebih teliti ( Mahar Marjono ). Faktor keturunan menimbulkan pengaruh sosial pula meskipun untuk mendapatkan bukti yang positif tidak mudah. Umumnya faktor keturunan diduga ada, bila faktor oraganik tidak ditemukan.
Pada penelitian Mahar Marjono 30% diantaranya tidak ditemukan faktor penyebab organik, tetapi hanya 17,9% yang diketahui adanya penderita lain di dalam keluarganya. Kejang demam pada anak tampaknya mempunyai hubungan dengan epilepsi.
Nasib penderita epilepsi dalam masyarakat Indonesia masih mengecewakan. Epilepsi pada umumnya masih dianggap sebagai penyakit yang memalukan, menakutkan, tidak dapat disembuhkan bahkan dapat turun temurun. Penderita dapat menunjukkan inferiority complex, karena ketidak sempurnaan pengobatan dan sikap serta pandangan masyarakat sekitarnya. Anggapan bahwa penderita epilepsi memiliki kecerdasan di bawah normal tidak benar. Collin dan Lennox ( 1946 ) yang menyelidiki IQ 300 penderita mendapatkan hanya 2,3% yang di bawah normal, 4,7% borderline, 65,9% normal, 27,1% lebih dari normal ( superior ).
Namun dari penyelidikan Lennox lainnya ( 1949 ) didapatkan kesan agaknya ada hubungan antara jumlah bangkitan epilepsi dengan kesehatan mentalnya. Mahar Marjono menemukan 56,7% penderita epilepsi berumur dibawah 20 tahun, sedangkan lama sakit para penderita sebelum diperiksa yaitu 72,4% lebih dari 1 tahun, bahkan 27% lebih dari 5 tahun.
Rabu, 26 November 2014
Khasiat & Cara Membuat Minuman Kulit Manggis
Siapa yang tak kenal buah manggis? Queen of tropical fruits ini selain populer dengan rasanya yang segar dan manis, juga dikenal dengan buah yang kaya manfaat kesehatan.
Khasiat Kulit Manggis :
1. Mencegah kolesterol dan penyakit jantung
2. Mengatasi penyakit Diabetes
3. Mengurangi tekanan darah tinggi
4. Mengatasi infeksi saluran kemih
5. Mengatasi radang paru - paru
6. Mengatasi stroke
7. Mencegah gangguan penglihatan pada mata
8. Menjaga kesehatan saluran pencernaan
9. Mengatasi penyakit tumor
10. Meningkatkan kekebalan tubuh
11. Mengatasi sakit tulang dan otot
12. Mencegah dan mengatasi penyakit kanker
Senin, 17 November 2014
Tips Mencegah Osteoporosis
Hilangnya hormon estrogen setelah menopause meningkatkan kemungkinan terkena osteoporosis, gangguan yang menyebabkan tulang menjadi keropos dan rapuh. Cara paling tepat mengatasinya adalah memaksimalkan kepadatan tulang saat masih muda.
Orang dewasa perlu makan - makanan yang kaya kalsium ( 1000 - 1200 mg per hari ) untuk mencegah osteoporosis. The National Institutes of Health menganjurkan bahkan lebih banyak kalsium sampai 1.500 mg per hari untuk Anda yang berumur diatas 65 tahun. Makanan yang kaya kalsium adalah susu, yogurt, keju, ikan salmon, dan brokoli. Satu gelas susu mengandung sekitar 300 mg kalsium.
Kalau Anda beresiko terkena osteoporosis, dokter akan memberikan tablet kalsium. Namun kalsium bisa berbahaya pada kondisi tertentu. Karena itu, tanyakan kepada dokter sebelum minum suplemen kalsium dosis tinggi. Suplemen kalsium dianjurkan bagi mereka yang tidak kuat dengan laktosa dan bagi mereka yang tidak rutin mengonsumsi tiga atau lebih makanan yang mengandung kalsium sehari - hari yang dibutuhkan untuk membantu menyimpan kalsium dalam tulang. Kebutuhan ini dapat tercukupi dari minum susu. Vitamin D yang murah dan gratis adalah sinar matahari, karena tubuh membuat vitamin D ketika sinar ultra violet menyentuh kulit. Rajin berjalan kaki, berdansa, senam dan joging.
Tips Mencegah Keputihan
Keputihan ( leukorrhea, vaginal discharge ) adalah keluarnya sekret atau cairan dari vagina. Secret tersebut dapat bervariasi dalam konsistensi, warna dan bau. Keputihan dapat merupakan suatu keadaan yang normal ( fisiologis ) atau sebagai tanda dari adanya suatu penyakit ( patologis ). Berikut tips - tips pencegahannya :
® Pola hidup sehat yaitu diet yang seimbang, olah raga rutin, istirahat cukup, hindari rokok dan alkohol serta hindari stres berkepanjangan.
® Setia kepada pasangan. Hindari promiskuitas atau gunakan kondom untuk mencegah penularan penyakit menular seksual.
® Selalu menjaga kebersihan daerah pribadi dengan menjaganya agar tetap kering dan tidak lembab misalnya dengan menggunakan celana dengan bahan yang menyerap keringat, hindari pemakaian celana terlalu ketat. Biasakan untuk mengganti pembalut, pantyliner pada waktunya untuk mencegah bakteri berkembang biak.
® Biasakan membasuh dengan cara yang benar tiap kali buang air yaitu dari arah depan ke belakang.
® Penggunaan cairan pembersih vagina sebaiknya tidak berlebihan karena dapat mematikan flora normal vagina. Jika perlu, lakukan konsultasi medis dahulu sebelum menggunakan cairan pembersih vagina.
® Hindari penggunaan bedak talkum, tissue atau sabun dengan pewangi pada daerah vagina karena dapat menyebabkan iritasi.
® Hindari pemakaian barang - barang yang memudahkan penularan seperti meminjam perlengkapan mandi dsb. Sedapat mungkin tidak duduk di atas kloset di WC umum atau biasakan mengelap dudukan kloset sebelum menggunakannya.
Rabu, 12 November 2014
Tips Deteksi Kanker Payudara
Kanker payudara adalah momok yang menakutkan bagi setiap wanita. Padahal dari tahun ke tahun jumlah penderitanya terus bertambah. Di Indonesia, kanker payudara menempati urutan ke - 2 dari jenis kanker yang menyerang wanita. Untuk deteksi adanya kanker payudara perlu dilakukan :
1. SADARI ( perikSA payuDAra sendiRI )
Sebaiknya pemeriksaan dilakukan sehabis selesai masa menstruasi. Sebelum menstruasi ( 7 - 10 hari setelah menstruasi hari pertama ), payudara agak membengkak sehingga menyulitkan pemeriksaan.
Caranya :
a. Lihat adanya kelainan pada payudara seperti :
® Adanya benjolan
® Kulit bersisik sekitar puting
® Puting susu keluar darah / cairan lain.
® Cekungan pada kulit payudara / seperti kulit jeruk
® Perubahan bentuk / ukuran
b. Jika tidak terlihat kelainan, lakukan pemeriksaan lagi dengan cara Pemeriksaan medik atau pemeriksaan payudara secara berkala oleh tenaga medis ( dokter )
2. Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan payudara dengan alat - alat penunjang seperti mamografi, USG, biopsi.
Selasa, 11 November 2014
Tips Mencegah Jamur di " Miss V "
Semua wanita dapat terkena infeksi jamur. Infeksi yang terjadi di sekitar liang " Miss V ", dapat dengan mudah disembuhkan dengan cream - cream yang tersedia di apotek - apotek seperti Monistat atau gyneloctrimin. Infeksi yang lebih, biasanya menjalar pada vagina bagian luar. Ini memerlukan obat resep anti jamur dari dokter.
Nah, untuk mencegah infeksi jamur dan mengurangi gejalanya, lakukan langkah - langkah berikut ini :
1. Pakailah celana dalam yang terbuat dari bahan katun.
2. Hindari celana panjang dan celana pendek yang ketat.
3. Ganti pakaian segera setelah berolahraga.
4. Lepaskan pakaian renang yang basah setelah Anda berenang.
5. Hindari makanan yang banyak mengandung gula ( gula akan menumbuhkan jamur sehingga wanita yang sedang melakukan pengobatan harus mengubah pola makannya ).
6. Mengganti pembalut sesering mungkin.
7. Menahan diri dari aktivitas seksual ketika sedang didiagnosa infeksi jamur, karena dapat meningkatkan jamur.
8. Jangan gunakan spray kesehatan wanita, karena produk ini dapat mengubah keseimbangan pH dalam vagina, yang dapat memicu infeksi.
Tips Tes Kesehatan Vagina
Dr. Paul Summers dari Fakultas Kedokteran Universitas Utah, Amerika Serikat menyusun tiga tes sederhana untuk mendeteksi infeksi vagina stadium tinggi. Tes ini bisa dilakukan sendiri di rumah. Dengan tes sederhana ini, Dr. Summers dan koleganya secara tepat berhasil mengidentifikasi 41 dari 47 perempuan yang terkena infeksi vagina. Tingkat ketepatan tes ini sebesar 87 pasien. Anda mau tahu tesnya seperti apa?
® Tes Pertama
Periksalah vagina atau cairan vagina Anda. Jika baunya tidak sedap atau lain dari biasanya, itu pertanda gejala bacterial vaginosis ( infeksi vagina yang disebabkan oleh bakteri ).
® Tes Kedua
Ambil setetes hydrogen peroxide ( larutan 3 % ). Larutan ini umumnya dijual di toko bahan kimia atau farmasi. Campur larutan dengan lendir vagina yang baru dan letakkan diatas kaca bersih. Jika campuran berbusa, berarti menunjukan enzim katalase dalam sel darah putih sedang melawan infeksi bakteri pada vagina. Hal ini jelas menandakan sedang berlangsung infeksi di vagina.
® Tes Ketiga
Lakukan uji keasaman vagina untuk mendeteksi ada tidaknya infeksi jamur. Caranya dengan menyentuhkan kertas pH pada cairan vagina. Kertas pH bisa Anda beli di toko farmasi atau bahan kimia. Bila pH menunjukkan angka jauh kurang dari 7 pada skala pH, menandakan telah terjadi infeksi jamur karena lingkungan vagina yang terlalu asam.
Nah, selamat mencoba.
Senin, 27 Oktober 2014
Korelasi bulan Mei dan November pada awal kehamilan
Siapa sich yang ga pengen punya debay alias dede bayi yang sehat dan kuat. Nah untuk Anda yang tengah berencana hamil atau akan mengikuti program kehamilan, stres, asupan, usia, serta kondisi kesehatan ibu saat mengandung harus diperhatikan ya. Pasalnya bulan pertama mengandung turut mempengaruhi kondisi kesehatan si kecil loh.
Hannes Schwandt, PhD ekonom Princeton University's Center For Health and Wellbeing mengatakan banyak literatur ilmiah yang kerap menghubungkan bulan pertama kehamilan dengan beberapa keadaan bayi seperti tinggi dan berat badan, harapan hidup dan kesehatannya.
Berdasarkan studi yang dilakukan tahun 2013 bersama Janet Curie PhD, wanita yang hamil pada bulan Mei ( musim dingin ) lebih beresiko tinggi melahirkan secara premature. Dimana angka prevalensi influenza lebih tinggi ketimbang dibulan Januari dan Februari. Apalagi Influenza kerap disebut sebagai faktor penunjang terjadinya kelahiran premature. Untuk itu, untuk Anda yang memiliki program kehamilan sebaiknya menghindari pembuahan sebelum bulan Mei. Hal terbaik untuk mencegah flu adalah dengan melakukan vaksinasi flu saat masa kehamilan supaya bayi dan ibu bisa lebih terlindungi.
Bulan lain yang berkaitan dengan kondisi fisik anak yakni November.
Berdasarkan studi tahun 2014 dalam Journal of Sports Medicine, Anak yang lahir di bulan November bisa lari 10 % lebih cepat, melompat 12 % lebih tinggi, dan 15 % lebih kuat. Tim peneliti menduga ibu yang hamil dibulan November ( musim panas ) akan lebih mungkin terpapar sinar matahari. Dimana vitamin D sangat penting untuk pertumbuhan tulang.
Menurut American Congress of Obstetricians and Gynecologists ( ACOG ) bahwa wanita hamil harus mendapat minimal 600 Unit takaran internasional vitamin D per harinya.
Sebaliknya pada 2013 peneliti dari Queen Mary University of London menemukan bayi yang lahir dibulan Mei memiliki kadar vitamin D 20 % lebih rendah dibandingkan mereka yang lahir dibulan November yang diprediksi bayi beresiko tinggi terkena multiple sclerosis. Selain itu juga memiliki autoreactif T-cel dua kali lebih banyak yang berpotensi bisa mengacaukan sistem imun tubuh.
Namun lepas dari itu semua, sah - sah saja kapan Anda hamil asalkan hal yang terpenting yang harus dilakukan adalah persiapan kehamilan Anda dan jagalah kesehatan dengan tetap beraktifitas fisik, mengasup makanan bergizi, dan hindari stres.
Semoga bermanfaat!
Rabu, 22 Oktober 2014
Rumus KEROPOS
K berarti kalsiumnya cukup. Kebutuhan kalsium harian setiap orang adalah 800 - 1.200 mg perhari. Kita bisa mencukupi kebutuhan kalsium harian dengan alami dalam bentuk susu, keju, kacang, kedelai, ikan.
E = Enyahkan rokok dan kopi.
Untuk kopi dan kafein, hanya boleh dikonsumsi tak lebih dari dua gelas dalam satu hari.
R = Resiko dikenali. Bila orang tua mempunyai riwayat pernah mengalami patah tulang atau osteoporosis, atau pada ibu - ibu menstruasinya terlambat dan menopause dini, lebih baik segera periksa.
O = Obat - obatan tertentu dihindari, terutama steroid ( seperti obat gatal, obat alergi, obat maag ). Bila akan mengkonsumsi obat dalam jangka panjang atau lebih dari enam bulan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terkait dampaknya terhadap resiko keropos tulang.
P = Pertahankan berat badan ideal. Agar tidak melakukan diet terlalu ketat karena kalau kurus sekali bisa osteoporosis, karena kehilangan berat badan dalam tempo yang singkat akan menurunkan kualitas tulang. Namun terlalu gemuk pun beresiko osteoporosis.
O = Olahraga teratur, terutama jenis olahraga yang sifatnya sedikit ada beban dan dilakukan diluar ruangan agar terkena sinar matahari. Karena sinar matahari akan mengubah vitamin D yang tidak aktif di dalam tubuh menjadi aktif.
S = Seimbang gizi. Untuk memenuhi keseimbangan gizi bagi tulang yang sehat, perbanyaklah makan protein yang baik untuk tulang, dan jangan makan garam terlalu banyak karena garam dapat mengurangi jumlah kalsium yang diserap tubuh.
Senin, 13 Oktober 2014
Darurat Kabut Asap
Kabut asap yang melanda kota Banjar baru, Kalimantan selatan membuat resah masyarakat. Asap kiriman dari kebakaran hutan di wilayah Kalimantan Tengah hampir selalu terjadi di setiap ada pembukaan lahan ataupun akibat kemarau panjang. Asap yang tebal tentu sangat mengganggu kesehatan dan aktifitas. Tidak jarang kecelakaan pun terjadi karena jarak pandang yang terlalu dekat. Oksigen yang bersih menjadi sulit kita dapatkan.
Nah di sini kita harus melindungi diri dari bahaya kabut asap :
1. Usahakan untuk tidak terlalu sering beraktifitas diluar rumah. Terutama untuk Anda yang menderita jantung dan Asma.
2. Bila keadaan memaksa beraktifitas di luar rumah, usahakan menggunakan masker.
3. Jauhkan ruangan baik di rumah / kantor dari asap dengan jendela dan pintu yang di tutup.
4. Perbanyak meminum air putih.
5. Lindungi tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi.
6. Cuci tangan sebelum makan.
7. Cucilah buah - buahan sebelum dimakan.
8. Bila Anda mengalami sesak terlebih untuk Anda yang memiliki penyakit jantung, asma atau ispa segeralah menuju ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan dokter.
Semoga bermanfaat
:-)
*****